Tebingtnggi,Expostnews.id
Warga masyarakat Kelurahan Bandar Utama Terus Berjibaku secara kompak dan bersatu bergerak melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan sampah yang berserakan dan sudah membuat tersumbatnya drainase di sepanjang jalan yang terkesan mulai kumuh.
Semangat warga Kelurahan Bandar Utama terlihat jelas ketika mereka saling bahu membahu membersihkan sampah dan rerumputan yang menutupi jalan Kf Tandean gang Lada Putih lingkungan 4 Kelurahan Bandar Utama Kecamatan Tebingtinggi Kota,Kota Tebingtinggi,pada hari Jumat (14/8/2026).
Selanjutnya warga bergerak menuju ke tempat tumpukan sampah di jalan rumah sakit umum lingkungan 5 berkolaborasi dengan Dinas lingkungan Hidup yang di koordinir Kabid P2PK Farhas Syahputra bersama tim.Semangat Warga Bandar Utama Terus Galakkan Gorong Royong Bersihkan Lingkungan
Muhammad Rizal Fahmi Pane SE selaku Lurah Bandar Utama kepada Media mengatakan bahwa hari ini kami warga Kelurahan Bandar Utama dengan penuh semangat melaksanakan kegiatan gotong royong di lingkungan 4 dan lingkungan 5 untuk membersihkan rerumputan dan tumpukan sampah yang di buang secara sembarangan oleh masyarakat sehingga jelas terlihat kumuh dan berbau busuk.
Menurut Lurah bahwa kegiatan gotong royong ini kami warga masyarakat Kelurahan Bandar Utama berkolaborasi dengan berbagai pihak diantaranya dari tim Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi dengan mengerahkan mobil truk pengangkut sampah.
“Saya berharap dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah dengan sembarangan ditempat ini ,karena ini adalah jalan lintas dan di seberang nya terdapat rumah sakit umum sehingga kesan nya kurang baik,melalui gotong royong ini marilah kita saling menjaga kebersihan di lingkungan kita masing masing,agar terlihat bersih karena kebersihan itu adalah bagian dari Iman kita bersama” ungkap lurah.
Farhas Syahputra ST selaku Kabid P2PK
Dinas Lingkungan Hidup kepada Media menjelaskan bahwa kehadiran Dinas Lingkungan Hidup pada momentum gotong royong in adalah peran serta berkontribusi dalam pengelolaan sampah,pengelolaan tersebut ada dua hal,yang pertama pengurangan dan yang kedua penanganan,pengurangan itu sumbernya dari hulu ke hilir dan hal ini harus di sosialisasikan ke masyarakat agar dapat memahami mana sampah organik dan non organik
Dinas Lingkungan Hidup dalam hal ini harus sebagai penanganan sampah dan harus simultan antara masyarakat dengan Dinas lingkungan hidup, jadi menurut Syahputra penanganan sampah itu harus berbasis komunal tidak bisa Dinas Lingkungan Hidup itu menangani sampah itu sendiri,masyarakat hanya residu nya saja ke tempat pembuangan sampah maka tps nya membubung tinggi,karena masyarakat tidak bisa memilah dan memilih mana sampah organik dan non organik.

“Saya berharap kepada warga terkait dengan pembuangan sampah ke tps harus bisa membedakan dan harus mengubah prilaku membuang sampah jangan sembarangan dan sadar mengelola sampah, karena yang menjadi masalah bukan sampah itu,tetapi bagai mana cara kita untuk mengelolanya dan semoga masyarakat itu sadar tentang kebersihan lingkungan kami dari Dinas Lingkungan Hidup secara berkala terus melakukan sosialisasi di berbagai kelurahan tentang cara penanganan sampa yang benar”jelas Kabid P2PK Syahputra ST (Benny).













