Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi Rancang Sarana Penanganan Sampah UTS.

Tebingtnggi,Expostnews.id

Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi ,melakukan inovasi dan merancang suatu sarana atau alat dalam penanganan sampah yaitu Unit Transfortir Sampah ( UTS),ini di lakukan

berawal dari keprihatinan ketika menangani sampah, yang mana pada saat kendaraan operasional milik Dinas Lingkungan Hidup lagi rusak,sehingga sampah berhari hari tidak dapat di angkut, sehingga dilakukan gotong royong bersama pegawai dan staf kantor Dinas Lingkungan Hidup dan petugas lapangan.

 

Melihat kondisi timbulan sampah yang begitu banyak tertumpuk disejumlah TPS di berbagai tempat,maka perlu penanganan yang efektif dengan menggunakan tekhnologi agar pekerjaan lebih efisien, tepat sasaran, hemat tenaga , waktu dan hemat biaya.

 

Hal ini dilakukan sebagai langkah awal dalam penanganan sampah sebagaimana yang telah dilakukan oleh petugas lapangan dengan peralatan yang konvensional dimulai dari penggunaan cakar, untuk mengerok sampah dari TPS dan dimasukkan ke keranjang bambu kemudian dinaikkan ke truk sampah.begitu seterusnya sampai selesai.

 

Dengan adanya alat ini dapat memangkas pekerjaan agar lebih efisien,dengan langkah sampah dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dipindahkan ke truk sampah melalui unit transfortir sampah.

 

Menurut pantauan Media bahwa hal ini sangat positif dalam menangani sampah.Kami berharap inovasi ini tidak cukup sampai disini, ada pengembangan yang lebih lanjut dalam proses pengelolaan sampah.

 

Kepala Bidang Pendataan Penataan dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup (P2PK) Kota Tebingtinggi Syahputra ketika di konfirmasi awak Media,pada hari Jumat (9/10/2026) di kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi, beliau menjelaskan bahwa rancangan ini bersumber dari dana swadaya,alat ini akan bermanfaat untuk kegiatan gotong royong atau kegiatan rutin penanganan sampah,sehingga dengan adanya sarana ini kiranya dapat melanjutkan program Pemerintah yaitu GIA “Gerakan Indonesia Asri”ungkap Kabid P2PK mengakhiri (Benny).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *