Juhari Warga Desa Seneubok Tuha Dua Idi Cut Berzina, Pakai Surat Pasah Palsu Hingga Terbongkar di Bireuen Lalu Kabur

Bireuen – Expotnews. Id

Kejahatan keji dan penuh kelicikan terbongkar telak di Desa Blang Cot Tunong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen. Juhari, warga tak tahu malu asal Desa Seneubok Tuha Dua, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, terbukti melakukan zina selama berbulan-bulan dengan bermodal rekayasa surat pasah palsu yang memuat tanda tangan atas nama Ketua Pemuda Muhammad Nasir dan Ali Akbar.

 

Saat kebohongan keji ini terbongkar terang-benderang di hadapan Kepala Desa dan warga yang murka, Juhari bukan berani membela diri, melainkan lari ketakutan bagaikan binatang yang tertangkap basah. Ia meninggalkan rumah sewa tempat ia menumpang dosa dan menghilang tanpa jejak, hingga kini belum berani menampakkan wajah, pulang, atau mempertanggungjawabkan perbuatannya yang memalukan itu.

 

Pelarian kotor ini membuktikan kebusukan mereka sepenuhnya! Jawablah dengan jujur Muhammad Nasir dan Ali Akbar! Jika surat yang kalian tandatangani itu sah, jika kalian bukan pelaku zina dan tidak berdosa, KENAPA HARUS LARI DAN BERSembunyi?

 

Manusia yang memegang kebenaran dan memegang dokumen sah pasti akan berani berdiri tegak, menatap mata warga, dan membuktikan kebenarannya. Tapi kalian? Kalian kabur seperti penjahat yang sadar diri! Kalian tahu betul surat itu sampah tanpa cap resmi, kalian tahu itu rekayasa licik untuk menutupi perselingkuhan, kalian sadar sedang hidup dalam dosa zina yang mengundang laknat!

 

Kepala Desa dan Tokoh Agama di kampung asal pun menegaskan tidak pernah tahu-menahu soal surat palsu buatan setan ini. Keberanian Juhari dan pasangannya hancur lebur saat ketahuan, mereka lebih memilih lari ketimbang menghadapi kenyataan.

 

Warga memaki dan menuntut keadilan tegas! Di mana keberanian Muhammad Nasir dan Ali Akbar? Apakah kalian berani muncul dan menjelaskan kenapa nama kalian dijadikan tameng perzinahan? Atau kalian juga sama pengecutnya dengan Juhari yang lari terbirit-birit karena sadar perbuatan busuknya tidak bisa dibenarkan apa pun?

 

Juhari dan pasangannya adalah aib manusia yang takut menghadapi akibat dosa zina yang mereka bangun di atas kebohongan dan pemalsuan. Lari kalian tidak akan menyelamatkan dari kebenaran yang sudah terungkap ke seluruh masyarakat!

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *