Tebingtinggi,Expostnews.id
Wali Kota Tebingtinggi, H. Irman Irdian Saragih, menerima audiensi dan kunjungan silaturahmi dari Komisi Seni dan Budaya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tebingtinggi di ruang kerjanya, Lantai IV Balai Kota,pada hari Jumat (23/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Festival Seni Hadroh Shalawat tahun 2026.
Wali Kota menegaskan bahwa kegiatan syiar keagamaan seperti ini tidak hanya berperan penting dalam meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga berpotensi menggeliatkan roda perekonomian lokal, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terlebih kegiatan ini juga mengundang daerah-daerah sekitar Kota Tebingtinggi.
“Saya mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Saran saya, memang sebaiknya peserta tidak hanya dari Kota Tebingtinggi, jadi bisa ada pembanding. Kita juga melibatkan, kerjasama dengan kabupaten sekitar kita, silaturahmi dijaga. Ini juga mendorong, menghidupkan pelaku UMKM yang ada di Kota Tebingtinggi,” ujar Wali Kota.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus perwakilan Komisi Seni dan Budaya MUI, Husni Amar, menjelaskan bahwa festival ini rencananya digelar pada Minggu (1/11/2026) di Masjid Al-Falaq, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan.
Husni mengungkapkan, ajang ini menjadi momentum bersejarah karena Festival Seni Hadroh Shalawat baru kembali digelar di Tebingtinggi setelah vakum selama satu dekade.
“Setelah 10 tahun, festival ini baru bisa kita laksanakan kembali. Pendaftaran peserta kami buka seluas-luasnya untuk wilayah Tebingtinggi, Serdang Bedagai, Simalungun, hingga Pematangsiantar. Kami sangat berharap arahan dan bimbingan dari Bapak Wali Kota selaku orang tua kami agar kegiatan ini berjalan sukses,” kata Husni.
Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam audiensi tersebut antara lain Kepala Badan Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, dan Kabag Kesra Setdako Azanul Akbar Lubis. Pertemuan ini juga dihadiri jajaran pengurus Komisi Seni dan Budaya MUI, panitia pelaksana festival, serta tim peliputan Media Kota Tebingtinggi (Benny).













