Tebingtinggi,Expostnews.id
Suasana peringatan hari jadi kota Tebingtinggi ke 109 yang di laksanakan di halaman depan kantor walikota Tebingtinggi jalan Sutomo, pada hari Rabu (1/ 7 / 2026), berlangsung sangat meriah dan semarak.
Peringatan hari jadi Kota Tebingtinggi yang ke 109 ini turut di hadiri berbagai tokoh masyarakat diantaranya Ir Pahala Sitorus SH MM dan berbagai ormas serta beberapa orang sesepuh Kota Tebingtinggi,ini adalah merupakan kegiatan rutin di gelar setiap tahunnya oleh pemko Tebingtinggi dengan berbagai bentuk atraksi yang berbeda beda untuk menarik simpatik masyarakat Tebingtnggi.
Pahala Sitorus SH MM,selaku pengacara senior yang sudah dikenal masyarakat luas dan tokoh masyarakat Tebingtnggi,pada momentum peringatan Hari Jadi Kota Tebingtinggi ke 109 tersebut ketika di konfirmasi Media mengatakan, pertama sekali ucapan selamat hari jadi Kota Tebingtinggi kepada seluruh masyarakat kota Tebingtinggi,terkait dengan pembangunan dikota Tebingtinggi di usia ke 109 ini tentu banyak tantangan.
Kalau beberapa tahun yang silam kota Tebingtinggi ini masih menjadi tujuan dan perlintasan,sekarang sudah sangat berkurang dengan adanya jalan tol yang menghubungkan arah Kisaran dan Pematang Siantar,sehingga jumlah orang yang melintasi dan datang ke kota Tebingtinggi semakin berkurang,hal ini sangat berdampak pada pembangunan ekonomi di kota kita ini.
Dampak dari hal tersebut tentunya masyarakat Tebingtinggi yang dipimpin oleh Walikota dan Wakil Walikota harus bersatu mendukung pemerintah untuk mencari solusi,bagaimana di usia ,109 ini Kota Tebingtinggi bisa menjawab tantangan itu.
Menurut Pahala Sitorus terkait dengan tantangan yang di hadapi warga Tebingtinggi adalah pemerintah dan masyarakat harus menciptakan sumber daya buatan,sebenarnya lima belas tahun yang lalu di pemerintah an hal ini sudah menjadi gagasan kota jasa,kota perdagangan dan kota pendidikan,karena kita tidak punya sumber daya alam maka kita warga Tebingtinggi harus fokus salah satunya UMKM”ujar Pahala Sitorus.
Terkait dengan UMKM yang sudah di canangkan oleh Pemerintah, Pahala Sitorus mengatakan bahwa Pencanangan tidak di dukung dengan anggaran itu akan sia sia,kalau mendukung usaha mikro tentu pemko harus berpihak tentang penganggaran itu, saat ini terjadi yang di pertontonkan masyarakat banyak tentang ketidak harmonisan Eksekutif dan Legislatif,bila ini terus berlanjut maka ekonomi kerakyatan akan sangat sulit untuk terwujud dan yang menjadi korban adalah rakyat.
Ketika di tanya Media Solusinya,Pahala Sitorus dengan tegas mengatakan harus Rekonsiliasi,kita melihat dengan jelas di mana mana foto walikota dan wakil walikota tetap selalu berdampingan tetapi di saat ada acara seperti ini dan pada praktek nya mereka berdua tidak pernah terlihat bersanding dengan istilah lain satu di timur satu di barat,jika walikota dan Wakil Walikota menyatu untuk mewujudkan fisi misinya ketika mencalon dahulu yang saat ini sudah menjadi perda untuk pembangunan jangka lima tahun tentu program ini sudah terwujud,sehingga terkesan masyarakat sekarang lagi asyik nonton opera, DPRD juga tidak singkron seharusnya harus berbuat sesuai dengan fungsinya,inilah seharusnya yang menjadi cerminan pada hari jadi ke 109 tahun kota Tebingtinggi ini.
“Saya menginginkan bahwa hari ini menjadi momentum yang baik supaya Eksekutif dan Legislatif melakukan Rekonsiliasi membangun kota Tebingtinggi,yang mana tanpa di sadari sisa jabatan mereka tinggal tiga setengah tahun lagi,saya tidak bercerita tentang proyek,saya mengkritisi bagaimana agar terjadi Rekonsiliasi”tegas Pahala Sitorus.
Selanjutnya menurut Pahala Sitorus jalan terbaik atau solusinya adalah”Duduk bersama,tinggalkan masa lalu,tatap masa depan”demi masyarakat tinggalkan ego pribadi masing masing dan harus menyadari tugas dan tanggung jawabnya menyatu mewujudkan pembangunan ekonomi kerakyatan di kota Tebingtinggi ini,akhirnya Pahala Sitorus memberi saran kepada pemerintah kota Tebingtinggi untuk melakukan Rekonsiliasi sejak hari ini 1 July 2026 tatap masa depan kota Tebingtinggi yang lebih cerah supaya rakyat kota Tebingtinggi ini bisa sejahtera”ungkapnya mengakhiri (Benny).













