Tebingtinggi,Expostnews.id
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tebingtinggi menyambut hangat kunjungan lapangan Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara dalam rangka penilaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026, Rabu (17/6/2026). Prosesi penyambutan yang berpusat di Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus dan kader kota untuk memperlihatkan capaian program pemberdayaan masyarakat di wilayahnya.
Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi, Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, bersama Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Rambutan Muhammad Hersan, para lurah, serta perwakilan dari PT Inalum, PTPN, PT Mahakam, dan Bank Sumut menyambut langsung kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, beserta rombongan tim penilai provinsi.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran tim monitoring provinsi. Menurutnya, kunjungan ini merupakan kehormatan besar sekaligus motivasi bagi seluruh kader yang berada di garda terdepan.
“Kehadiran Ibu Ketua TP PKK Provinsi Sumut dan tim hari ini bukan hanya sebuah kehormatan bagi kami, tetapi juga menambah semangat seluruh kader yang telah menghijaukan pekarangan rumah demi menjaga ketahanan pangan keluarga,” ungkap Ny. Hj. Susmira Wanti.
Usai prosesi penyambutan, aktivitas dilanjutkan dengan pemaparan dan peninjauan lapangan terhadap lima kategori lomba unggulan yang dipersiapkan oleh TP PKK Kota Tebingtinggi. Adapun lokus penilaian tersebut meliputi Tertib Administrasi PKK di Kelurahan Bandar Sono, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Kantor Lurah Pasar Gambir, Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) di Kelurahan Durian, Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) di Kecamatan Padang Hilir, serta program Aku Hatinya PKK di Kelurahan Rantau Laban.
Terkait program Aku Hatinya PKK (Amalkan, Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman) yang ditinjau langsung di lokasi utama, Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi menegaskan bahwa gerakan tersebut bukan sekadar mempercantik pekarangan dengan tanaman hias. Lebih dari itu, program ini merupakan gerakan kesadaran keluarga untuk memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri, gizi keluarga, sekaligus apotek hidup melalui tanaman obat keluarga (Toga), sayuran, buah-buahan, hingga peternakan dan perikanan rumah tangga.
“Halaman rumah warga di sini tidak dibiarkan kosong, melainkan dikelola secara teratur, indah, dan nyaman sehingga mampu menopang kebutuhan dapur sehari-hari,” kata Ny. Hj. Susmira Wanti.
Langkah nyata yang dipamerkan dalam monitoring ini dinilai mampu dalam mendukung ketahanan pangan mikro di Kota Tebingtinggi, sekaligus menjadi instrumen efektif dalam mengintervensi pencegahan stunting melalui penyediaan asupan gizi yang mandiri dan sehat langsung dari pekarangan sendiri.
Kendati demikian, Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi tetap mengharapkan bimbingan dan pembinaan yang berkelanjutan dari tingkat provinsi agar program kerja yang berjalan dapat terus disempurnakan.
“Sinergi yang hari ini didampingi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Lingkungan Hidup akan semakin tajam dengan adanya masukan, saran dan evaluasi dari Tim Monitoring Provinsi Sumatera Utara,” pungkas Ny. Hj. Susmira Wanti (Benny).













