Dukung Pemulihan Pasien TB Paru, Mahasiswa Gizi UINSU Edukasi ‘Isi Piringku’ di UPTD RS Khusus Paru Sumatera Utara

Tebingtinggi,Expostnews.id

Dalam upaya meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang selama proses pengobatan dan pemulihan. Mahasiswa Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara saat melaksanakan kegiatan penyuluhan gizi dengan tema “Isi Piringku” Pedoman Makan Sehat dan Bergizi Seimbang”di UPTD RS Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara pada 10 September 2026

 

Hal itu dikatakan Shafira Ananda Pramana, pada Selasa (22/9). Ia mengatakan kegiatan edukasi ini ditujukan bagi pasien TB paru rawat jalan, pasien rawat inap dalam fase pemulihan, serta keluarga pasien.

 

Shafira menjelaskan penyuluhan dilaksanakan di area ruang tunggu rekam medik dan ruang tunggu medik, sehingga edukasi dapat diberikan kepada pasien dan keluarga yang sedang menunggu pelayanan rumah sakit.

 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Gizi , yaitu Shafira Ananda Pramana, T. Aida Larasati, dan Nadia Alhaq, dengan pendampingan dan bimbingan dari Clinical Instructor (CI) Gizi UPTD RS Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara.

 

Dalam penyuluhan, mahasiswa memberikan informasi mengenai konsep gizi seimbang dan penerapan “Isi Piringku” dalam kehidupan sehari-hari. Peserta diberikan pemahaman mengenai pembagian makanan dalam satu piring, yaitu mengonsumsi makanan pokok sebagai sumber karbohidrat, lauk-pauk sebagai sumber protein, serta memperbanyak sayur dan buah sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat.

 

Edukasi juga menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan gizi merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung kondisi tubuh selama menjalani pengobatan TB paru. Pasien dan keluarga diberikan contoh pemilihan makanan yang beragam, bergizi, dan sesuai dengan kebutuhan, serta pentingnya menjaga pola makan secara teratur.

 

Selain penyampaian materi, kegiatan dilakukan secara interaktif melalui komunikasi langsung dengan pasien dan keluarga. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai makanan yang dapat dikonsumsi selama masa pengobatan dan pemulihan. Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berupaya mengetahui pemahaman serta kebiasaan makan peserta.

 

Kegiatan penyuluhan ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu gizi yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan ke dalam praktik pelayanan gizi di rumah sakit. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan dalam memberikan edukasi gizi kepada pasien dengan kondisi kesehatan tertentu serta berkomunikasi secara efektif dengan pasien dan keluarga.

 

“Bagi pasien TB paru dan keluarga, edukasi “Isi Piringku” diharapkan dapat menjadi bekal dalam menerapkan pola makan yang lebih seimbang selama menjalani pengobatan dan masa pemulihan” ujar Shafira

 

Shafira menambahkan keterlibatan keluarga juga menjadi bagian penting karena keluarga dapat membantu pasien dalam menyediakan makanan dan mendukung penerapan kebiasaan makan sehat di lingkungan rumah.

 

Makanan yang dianjurkan bagi pasien TB Paru

 

Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan contoh makanan yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat selama masa pengobatan TB paru, antara lain:

 

Sumber protein: telur, ikan, ayam, daging tanpa lemak, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

Makanan pokok: nasi, kentang, jagung, ubi, singkong, atau sumber karbohidrat lainnya sesuai kebutuhan.

 

Sayuran: bayam, wortel, brokoli, kangkung, labu, dan berbagai jenis sayuran lainnya.

Buah-buahan: pisang, pepaya, jeruk, apel, melon, semangka, dan buah lainnya.

Sumber lemak sehat: kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, serta minyak dalam jumlah yang sesuai kebutuhan.

 

Kemudian cukup cairan: air putih menjadi pilihan utama untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

 

Mahasiswa juga mengingatkan pasien untuk makan secara teratur, mengonsumsi makanan yang beragam, menjaga kebersihan makanan, serta menghindari kebiasaan yang dapat mengganggu kesehatan, seperti merokok dan konsumsi alkohol.

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pengalaman magang gizi klinis mahasiswa Program Studi Gizi FKM Universitas Islam Negeri Medan di UPTD RS Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara, khususnya dalam pelaksanaan edukasi dan pelayanan gizi kepada pasien.

 

“Melalui edukasi sederhana tentang Isi Piringku, diharapkan pasien dan keluarga semakin memahami bahwa pemenuhan gizi seimbang merupakan bagian penting dalam mendukung proses pemulihan,” ujar mahasiswa pelaksana kegiatan.

 

Dengan adanya kegiatan edukasi tersebut, mahasiswa gizi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara turut berkontribusi dalam memberikan informasi kesehatan yang mudah dipahami dan dapat diterapkan oleh pasien serta keluarga dalam kehidupan sehari hari (Benny).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *