Tebingtnggi,Expostnews.id
Pemerintah Kelurahan Mandailing menggelar kegiatan Sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang berlangsung di Aula Kelurahan Mandailing, Jalan Thamrin, Kecamatan Kota Tebingtinggi,pada hari Rabu (29/7/2026).
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat demi kesejahteraan bersama.yang dihadiri langsung oleh Camat Tebingtinggi Kota Ibu Henci Br. Siregar, S.Pd., S.E., Lurah Mandailing, Ibu Yur Lisna, S.E.,Bhabin Kamtibmas Aiptu Hadi Kuswono; serta Bhabinsa Prada Risman Hasali,dari Lingkungan hidup Syahputra ST(Kabid P2PK) Dinas Lingkungan Hidup sebagai Narasumber serta masyarakat kelurahan Mandailing sebagai peserta.
Fabri Aldi Matondang selaku
Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) “Mandailing Maju” sekaligus pengelola kegiatan, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini bersumber dari Dana Kelurahan Tahun Anggaran 2026. Sosialisasi ini diikuti oleh 30 peserta yang dipilih secara merata dari berbagai lapisan masyarakat di seluruh wilayah Kelurahan Mandailing.
“Tujuan utama yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah mewujudkan masyarakat yang berperilaku hidup bersih, sehat, serta mandiri dalam bidang sanitasi. Kami berharap peserta yang hadir nantinya bisa menjadi pelopor penyebar informasi ke lingkungan sekitarnya,” ujar Febri Aldi Matondang.
Dalam sambutannya, Camat Kota Tebingtinggi, Ibu Henci Br. Siregar, S.Pd., S.E.,mengatakan sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa kesehatan masyarakat adalah fondasi utama kemajuan suatu wilayah.
“Sanitasi bukan sekadar urusan fasilitas fisik semata, melainkan menyangkut martabat dan kualitas hidup kita bersama.
“Saya mengajak seluruh warga Kelurahan Mandailing untuk menjadikan momentum ini sebagai awal perubahan kesadaran, agar kita tidak lagi membiarkan lingkungan kotor yang menjadi sarang penyakit. Mari kita bangun kesadaran bahwa lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita semua,” tegas Ibu Henci Br. Siregar.
Sementara itu, Lurah Mandailing, Ibu Yur Lisna, S.E., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,beliau berharap peserta yang hadir benar-benar memahami materi yang disampaikan dan mau mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, kesadaran hidup bersih tumbuh dari dalam hati setiap warga. Jangan menunggu orang lain yang membersihkan lingkungan kita, mari kita mulai dari rumah masing-masing, dari keluarga sendiri, dan bekerja sama mewujudkan Kelurahan Mandailing yang bebas dari perilaku buang air besar sembarangan, bebas sampah, serta memiliki akses air bersih yang terjaga kualitasnya,” ujar Ibu Yur Lisna.
Selanjutnya, narasumber Syahputra, ST menyampaikan materi secara mendalam mengenai pendekatan STBM yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama, bukan sekadar penerima bantuan,beliau menjelaskan bahwa sanitasi yang buruk menjadi pemicu utama berbagai penyakit berbahaya seperti diare, cacingan, gangguan pencernaan hingga gangguan kulit. Oleh karena itu, perubahan perilaku, kepedulian, dan semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan mewujudkan lingkungan yang sehat dan layak huni.
Salah seorang peserta bernama Fitriani sungguh merasa senang dengan sosialisasi ini,karena dapat menjadikan pegangan ilmu bagi kami warga masyarakat untuk melakukan cara cara membuang sampah yang benar.
Fitriani warga lingkungan tiga Mandailing, berharap kepada peserta lainnya, semoga momentum acara ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Mandailing terutama tentang paparan yang di sampaikan Narasumber dari Lingkungan Hidup terkait dengan kebersihan lingkungan” ungkap Fitriani.
Seluruh peserta terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sosialisasi sampai selesai dan aktif mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan sanitasi yang baik dan benar.
Diharapkan setelah kegiatan ini, peserta dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan pemahaman kepada warga lain demi terciptanya Kelurahan Mandailing yang bersih, asri, sehat, dan sejahtera (Benny).













