Tebingtinggi,Expostnews.id
Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi resmi membuka Festival Seni Qasidah XIX Tingkat Kota Tebingtinggi Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Hj. Sawiyah,pada hari Rabu (21/10/2026). Sebanyak 279 peserta dari berbagai wilayah di Kota Tebingtinggi ambil bagian dalam perhelatan yang mengusung tema “Bersinergi dalam Melestarikan Budaya untuk Masyarakat Tebingtinggi yang Religius.”
Pembukaan acara dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebingtinggi, Erwin Suheri Damanik. Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa Festival Seni Qasidah bukan sekadar ajang perlombaan untuk unjuk bakat dan kreativitas, melainkan sarana strategis memperkuat nilai keagamaan, melestarikan seni budaya Islam, serta menumbuhkan akhlak mulia di tengah masyarakat.
“Melalui lantunan syair dan irama musiknya, pesan-pesan keislaman dapat disampaikan secara indah, santun, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan. Pembangunan di Kota Tebingtinggi tidak boleh hanya berfokus pada fisik, tetapi harus diimbangi dengan penguatan nilai spiritual dan karakter,” ujar Sekda, Erwin Suheri Damanik.
Sekda menambahkan, Pemko Tebingtinggi berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan dan kebudayaan positif seperti ini. Diharapkan perhelatan ini menjadi wadah pembinaan, khususnya bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, percaya diri, berprestasi, serta menjadi teladan masyarakat.
Kepada para peserta, Sekda berpesan untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas dan menjadikan kompetisi ini menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan.
“Kemenangan adalah sebuah kebanggaan, namun jangan pernah melupakan bahwa semangat untuk terus belajar dan memberi manfaat bagi sesama merupakan nilai yang jauh lebih penting,” tegasnya.
Selain itu, Sekda meminta dewan juri bekerja secara objektif, profesional, dan adil, seraya mengapresiasi kerja keras panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan acara dengan baik.

“Marilah kita jadikan Festival Seni Qasidah ini sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari, melestarikan seni budaya yang bernilai luhur, serta mewujudkan Kota Tebingtinggi yang terus bersinergi. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, bermanfaat bagi seluruh masyarakat, dan menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama dalam membangun kehidupan yang lebih baik,” tutupnya.
Melalui penyelenggaraan rutin festival ini, Pemko Tebingtinggi berharap seni budaya Islam tetap lestari sekaligus menjadi benteng moral bagi generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan pembukaan Festival Seni Qasidah XIX ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Tebingtinggi Sakti Khaddafi Nasution, perwakilan Kapolres Tebingtinggi Iptu Gatot Supriadi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tebingtinggi H. M. Ghazali Saragih, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tebingtinggi H. Yusnul Adhari, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama H. M. Amin Lubis, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Tebingtinggi Kota Henci Boru Siregar Spd SE dan camat lainnya serta Lurah se-Kota Tebingtinggi (Benny).













