Kepsek dan Para Guru Yayasan Sekolah Cendikia Insani Terkesan Arogan Usir Wartawan Saat Meliput acara Parenting.

Tebingtnggi,Expostnews.id

Kepala Sekolah dan para guru Yayasan Sekolah Cendikia Insani yang berlokasi sekolah di Belakang PLN Kelurahan Tanjung Marulak kota Tebingtinggi sungguh terkesan sangat arogan dan sombong sekali.

 

Hal ini terbukti ketika beberapa wartawan unit pemko datang dan masuk ke dalam ruangan Aula Gedung Hj Sawiyah Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi untuk melakukan tugas peliputan acara Parenting yang di hadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan kota Tebingtinggi Muhammad Deni Saragih dan para orang tua murid.

 

Pada awal nya wartawan diperbolehkan untuk masuk ke dalam ruangan sembari memberikan snake kepada wartawan dan wartawan pun mencari tempat duduk.

 

Pada sesi tertib acara berikut nya Muhammad Deni Saragih selaku Kepala Dinas Pendidikan kota Tebingtinggi di minta protokol untuk menyampaikan kata sambutannya,melihat Kadis Pendidikan menuju podium untuk berpidato, dengan spontan para wartawan bergerak dari tempat duduk nya menuju ke depan untuk meng abadikan atau mengambil foto seorang kepala Dinas yang sedang berpidato.

 

Suasana menjadi kacau ketika beberapa orang guru dan kepala sekolah mendatangi wartawan lantas menyeret dan menolak nolak sekaligus mengusir untuk keluar dari ruangan Aula Gedung Hj Sawiyah,para wartawan merasa terkejut dengan di perlakukan seperti itu,pada hal gedung Sawiyah ini adalah milik pemerintah yang selalu di pakai oleh masyarakat umum bukan milik Yayasan Sekolah Cendikia Insani,hal ini menjadi tanda tanya di benak rekan wartawan,apakah ada sesuatu yang sifatnya rahasia di bahas di sini?.

 

Salah seorang Kepala Sekolah SMP Yayasan Sekolah Cendikia Insani berinisial Pram, dengan nada marah sambil mengusir wartawan untuk keluar ruangan dan mengatakan” kalian keluar lah karena kegiatan ini bersifat internal jadi tak perlu di liput”seperti itu lah ucapan dari seorang kepala sekolah ber inisial Pram.

Dengan kejadian ini kami para Media menjadi terkejut dan heran sekali serta penuh tanda tanya,jika acara ini bersifat internal mengapa Kepala Dinas Pendidikan hadir dan menyampaikan pidato nya dan jika para wartawan di usir keluar tidak boleh meliput berarti ada dugaan sesuatu hal yang di sembunyikan oleh Yayasan Sekolah Cendikia Insani sesuatu hal yang tidak boleh di ketahui oleh umum dan diduga yayasan ini menyimpan sesuatu yang bersifat rahasia sekolah wah..hal ini sungguh luar biasa”ungkap rekan media.

 

Kejadian ini mengundang sensasi bagi rekan rekan wartawan bahwa semua para guru dan kepala sekolah Yayasan Sekolah Cendikia Insani terkesan sombong.dan angkuh,pada dasar nya ke hadiran pihak Media di acara Parenting itu adalah untuk mempublikasikan yayasan sekolah Cendikia Insani ini kepada publik benar benar berjiwa

Islami bukan memiliki sifat sombong seperti ini”ujar rekan Media (Benny).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *