Expostnews.id.Tebingtinggi.
Kondisi kesehatan Ustadz Muslim Istiqomah, S.SQ., yang menjadi korban dugaan pengeroyokan pada Minggu (7/6/2026),
hingga kini masih memprihatinkan. Akibat luka dan rasa sakit yang dialaminya, pimpinan Pondok Pesantren Asbabul Rahmah Tanjung Marulak Hilir tersebut mengaku mengalami kesulitan untuk makan, minum, dan beristirahat selama beberapa hari terakhir.
Ustadz Muslim Istiqomah yang juga menjabat sebagai Pembina Majelis Taklim Persaudaraan Islam serta Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, saat ini masih menjalani pemulihan di kediamannya di Jalan Gunung Sibayak Nomor 6, Kelurahan Tanjung Marulak Hilir.
Meski telah menjalani pengobatan dan mendapatkan penanganan terapi secara berulang, kondisi fisiknya disebut masih belum pulih sepenuhnya. Rasa nyeri yang dialami korban masih dirasakan pada beberapa bagian tubuh sehingga menghambat aktivitas sehari-hari.
Sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moril, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam di Kota Tebingtinggi mendatangi kediaman Ustadz Muslim Istiqomah pada Selasa malam (9/6/2026).
Di antara yang hadir dalam kunjungan tersebut yakni Ustadz Al Hafiz H. Azanul Shauty, S.H.I. dari KAUMI, Ustadz Trisnanta, S.H. dari DMI dan ICMI Muda Tebingtinggi, H. Alfi Syahri selaku pengurus MUI Tebingtinggi, Buya Amin Khan dari MTPI, Ustadz Abu Hafiz Al Mandiri dari Majelis Taklim Al Waiz, M. Ainul Arifandi dari Barisan Pemuda Merah Putih, Wahab dari GEMAN, serta sejumlah pemuda dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, para tokoh agama dan masyarakat memberikan dukungan moril serta mendoakan agar Ustadz Muslim Istiqomah segera diberikan kesembuhan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan yang dialaminya.
Mereka juga menyampaikan harapan agar aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus dugaan pengeroyokan tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Menurut mereka, penanganan yang cepat dan objektif sangat penting guna memberikan rasa keadilan bagi korban serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.
Selain itu, para tokoh agama mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penegakan hukum kepada pihak berwenang. Mereka berharap kasus ini dapat segera memperoleh kejelasan sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat maupun umat.
“Kami berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara maksimal dalam mengungkap peristiwa ini. Pada saat yang sama, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” ujar salah seorang tokoh yang hadir.
Hingga berita ini diturunkan, kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ustadz Muslim Istiqomah masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Versi ini lebih kuat secara jurnalistik karena menghindari tuduhan yang belum terbukti, menjaga asas praduga tak bersalah, dan tetap menonjolkan fakta serta dukungan dari tokoh agama dan masyarakat.













