Berita  

VIRAL Sepatu Robek: Bantuan Cepat Sabam Rajagukguk Hadirkan Haru di Samosir

SAMOSIR —Expostnews.id

Viral sepatu robek yang dikenakan seorang anak Sekolah Dasar di Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, membuka mata banyak pihak. Kisah sederhana itu berubah menjadi gelombang kepedulian. Dalam waktu singkat, bantuan pun hadir, membawa haru dan senyum bagi anak-anak yang selama ini berjalan jauh demi pendidikan.

 

Viral sepatu robek itu bukan sekadar potret kemiskinan. Di baliknya, tersimpan perjuangan nyata anak-anak yang harus menempuh perjalanan beberapa kilometer setiap hari. Mereka melangkah di jalan panjang dengan sepatu yang tak lagi layak, namun tetap berangkat dengan semangat belajar yang tak padam.

 

Respon cepat datang dari Anggota DPR RI Komisi I Fraksi Gerindra, Sabam Rajagukguk. Pada Senin, 27 April 2026, bantuan disalurkan melalui staf daerah pemilihannya ke dua sekolah, yakni SD Negeri 1 Pardomuan Nauli dan SD Negeri 5 Pamutaran di Kecamatan Palipi.

 

Sepatu baru, kaos kaki, hingga uang jajan dibagikan langsung kepada para siswa. Bantuan itu sederhana, namun dampaknya begitu besar bagi mereka yang menerima.

 

Suasana haru tak terbendung. Anak-anak yang sebelumnya hanya bisa bertahan dengan sepatu robek kini tersenyum lebar. Tawa polos mereka pecah saat mencoba sepatu baru. Kebahagiaan itu tampak nyata—sederhana, tetapi menyentuh hati.

 

Kepala Sekolah SD Negeri 1 Pardomuan Nauli, Tinar Sihombing, mengungkapkan kondisi yang selama ini dihadapi para siswa. Ia menyebut jarak rumah ke sekolah cukup jauh, sehingga anak-anak harus berjalan kaki setiap hari dalam kondisi terbatas.

 

“Memang jarak sekolah dengan rumah anak-anak kita ini cukup jauh. Mereka harus berjalan beberapa kilometer setiap hari,” ujarnya.

 

Hal senada disampaikan Kepala Sekolah SD Negeri 5 Pamutaran, Gaol Situmorang. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut sangat berarti, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi para guru dan orang tua.

 

“Bantuan ini sangat bermanfaat untuk membangkitkan semangat belajar anak-anak. Kami mewakili orang tua mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sabam Rajagukguk. Semoga kita semua diberkati Tuhan,” ucapnya.

 

Bagi anak-anak itu, sepatu bukan sekadar alas kaki. Sepatu adalah teman setia dalam perjalanan panjang menuju sekolah. Ia menjadi simbol harapan—bahwa pendidikan tetap bisa diraih meski dengan keterbatasan.

 

Perwakilan tim Sabam Rajagukguk, Andika, turut menyampaikan permohonan maaf karena bantuan belum dapat diserahkan langsung oleh Sabam Rajagukguk.

 

“Kami mohon maaf karena Pak Sabam Rajagukguk sedang sibuk sehingga belum bisa hadir langsung. Semoga bantuan ini menjadi pemicu semangat bagi anak-anak untuk lebih giat belajar,” kata Andika.

 

Penyaluran bantuan ini juga didampingi Anggota DPRD Kabupaten Samosir dari Fraksi Gerindra, Reynaldi Naibaho dan Basaruddin Situmorang, serta Kepala Dinas Pendidikan Jonson Gultom S.Pd, Kabid Sekolah Dasar Jauraja Sabinus Sidauruk S.Pd, dan Kepala Seksi Kelembagaan Sarana dan Prasarana SD Faber Nadeak.

 

Kini, langkah-langkah kecil anak-anak itu terasa lebih ringan. Di jalan panjang menuju sekolah, sepatu baru menjadi saksi bahwa kepedulian masih ada—dan mampu mengubah harapan sederhana menjadi kenyataan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *