Tebingtingi,Exposrnews.id
Pemilihan Kepala lingkungan di Kota Tebingtinggi mengundang kericuhan,hal ini terjadi di berbagai Kelurahan yang ada di Kota Tebingtinggi.
Pantauan awak Media di lapangan banyak terdapat penolakan,kritik dan protes warga terhadap proses yang di nilai tidak jujur dan transparan,.bahkan banyak terjadi kejanggalan kejanggalan disana sini, seperti adanya dugaan titipan dari orang nomor 1 di Kota ini sampai dugaan praktek money politik yang sangat tidak fair dan mengundang protes warga, karna calon yang di titip itu tidak layak bahkan ada yang terindikasi gemar pemakai narkoba dan pemain judi.
Hal ini menjadi perhatian serius dan keprihatinan yang mendalam dari masyarakat luas dan sudah menjadi pembicaraan tranding topik negatif di tengah masyarakat,
laporan warga dan postingan postingan di media sosial terdapat di berbagai kelurahan kelurahan yang ada di 5 Kecamatan, baik itu di kec Rambutan, Padang Hulu, Padang Hilir, Tebingtinggi Kota dan Kecamatan Bajenis.
Salah satu yang menjadi perhatian serius masyarakat saat ini adalah tentang Pemilihan Kepala lingkungan 3 di kelurahan Tanjung Marulak Hilir Kecamatan Rambutan, pada hari Selasa tgl 23 Desember 2025, bahwa masyarakat di lingkungan 3 tersebut keberatan atas hasil Pemilihan itu di antara nya adanya surat keberatan warga yang di layangkan kepada Lurah, Kecamatan, Walikota, DPRD, Tokoh Tokoh, Ormas dan Ke Media Massa ,hal ini di sebabkan adanya :
1. Coretan coretan di lembar kertas Rekapitulasi Pemilihan , yang mana menaikkan nilai seorang calon yg di nilai warga tidak layak secara moral dan sosial, bahkan beberapa tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama yang menjadi Panitia Musyawarah ( Tim formatur) juga sangat heran dengan adanya perubahan hasil yang tidak masuk akal itu.
2 Pernyataan Anggota Panmus dan Petugas yang menyaksikan kegiatan test wawancara bahwa calon yang di tinggikan nilainya itu sebenarnya tidak layak nilainya…
3. Adanya pertanyaan dari Beberapa Panmus dan Tokoh Tim formateur bahwa calon yabg berinisial S H itu yang lebih tinggi dan lebih layak dari 3 calon yang lain.
Maka berdasarkan kejanggalan kejanggalan tersebut, warga meminta agar pemilihan kepala lingkungan harap di ulang kembali , kemudian di lakukan dengan jujur adil dan transparan, demi kebaikan masyarakat.
Kemudian warga membubuhkan tanda tangan pada surat Pernyataan tersebut, dan berharap agar segera di respon oleh pihak pihak terkait, jika tidak maka Warga mengancam akan membuat Aksi Massa dengan Demontrasi ke Kantor Walikota dan DPRD Tebingtinggi.
Terkait dengan kejadian tersebut Muslim Istiqomah selaku Tokoh Agama dan Ketua Dewan Masjid Indonesia Kecamatan Rambutan, meminta kepada Walikota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih, agar membatalkan hasil pemilihan yang diduga penuh rekayasa ini, jangan biarkan masyarakat dipimpin oleh sosok orang yang memiliki dugaan rekam jejak buruk, pemimpin lingkungan adalah cermin warganya, jika proses lahirnya saja sudah kotor, bagaimana mungkin untuk memimpin bisa amanah dan jujur serta mampu menegakkan kebenaran.
”Saya sekedar mengingatkan kita semua bahwa pembiaran terhadap praktik praktik semacam ini berpotensi kuat akan merusak tatanan demokrasi dan tatanan sosial budaya, moral,etika dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan akan terus berkurang”ungkap Muslim Istiqomah mengakhiri (Benny).













