Dua Pengrajin Tebingtingi Tampil di Program Bingkai Sumatera DAAI TV.

Tebingtinggi,Expostnews.id

Sektor industri kreatif Kota Tebingtinggi menjadi perhatian salah satu stasiun televisi swasta. PT Daya Angkasa Andalas Indah (DAAI TV) melakukan liputan TV untuk mengangkat kearifan lokal pengrajin Kota Tebingtinggi ke layar kaca melalui program “Bingkai Sumatera” di DAAI TV, Rabu (4/3/2026).

Dalam liputan TV tersebut, Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian menghadirkan dua pengrajin lokal. Dua sosok inspiratif yang terpilih mewakili pelaku industri kreatif di Kota Tebingtinggi yaitu Ramlah yang merupakan pemilik Rumah Songket asal Kelurahan Tanjung Marulak dan Risma Moocha, seorang seniman lukis media kaca dari Sei Segiling, Kecamatan Padang Hilir.

Selain kedua pengrajin lokal tersebut, Ketua Dekranasda Kota Tebingtinggi, Ny. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, juga turut menjadi narasumber dalam program liputan televisi tersebut.

Ny. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, mengatakan kehadiran Dekranasda diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus memperkuat peran lembaga dalam membina pengrajin lokal.

“Dekranasda selalu siap mendukung pengrajin agar karya mereka bisa dikenal lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tebingtinggi, Zahidin, yang turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan bagi pengrajin untuk memperkenalkan karya mereka kepada khalayak luas.

“Kami berharap keikutsertaan pengrajin dalam program ini dapat menjadi ajang promosi sekaligus motivasi bagi pelaku industri kreatif di Tebingtinggi,” ujar Zahidin.

Ramlah, pemilik Rumah Songket asal Kelurahan Tanjung Marulak yang mendedikasikan hidupnya untuk menenun sejak kecil ini mengaku bangga bisa tampil di layar televisi.

“Songket adalah warisan budaya yang harus terus dijaga. Saya senang bisa memperlihatkan hasil karya kami kepada masyarakat luas,” katanya.

Ia menjelaskan, kain songket hasil tenunannya memiliki ciri khas motif pucuk rebung dan bunga tabur-tabur, yang menjadi identitas kuat hasil karyanya.

Disisi lain, Risma Moocha berharap kehadirannya dalam liputan program televisi ini dapat memperkenalkan seni lukis kaca sebagai bagian dari kekayaan seni lokal Tebingtinggi.

Liputan televisi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan industri kreatif sekaligus memperkenalkan potensi budaya Tebingtinggi melalui media nasional. Sehingga dapat memacu motivasi para pelaku UMKM lainnya untuk terus berinovasi dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal Kota Tebingtinggi hingga ke kancah internasional (Benny).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *