Tebingtinggi,Expostnews.id
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Tebingtinggi, Ghazali Rahman, menerima audiensi Pengurus Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Kota Tebingtinggi di ruang kerjanya, Selasa (27/01/2026). Pertemuan ini fokus pada kolaborasi penataan etika bermedia sosial serta penguatan literasi hukum bagi generasi muda.
Rombongan ICMI Muda yang dipimpin oleh Ketua Umum Muhammad Zen, didampingi Sekretaris Umum Rizka Trisnanta dan Wakil Ketua Umum M. Irfan Nasution. Rombongan yang terdiri dari sejumlah penulis dan pengelola media online ini, menyoroti fenomena perilaku bermedia sosial anak muda yang dinilai kian mengkhawatirkan.
Mereka menyampaikan keresahan mereka terhadap fenomena perilaku digital milenial saat ini. Menurut mereka, banyak anak muda yang belum menyadari konsekuensi hukum dari aktivitas mereka di dunia maya.
Ketua Umum ICMI Muda, Muhammad Zen, menilai aktivitas media sosial anak muda saat ini cukup berisiko karena minimnya pemahaman terhadap UU ITE.
“Media sosial anak muda saat ini terlalu gambling (berisiko). Banyak yang tidak mengetahui bahwa apa yang mereka sebarkan bisa menjerat mereka ke ranah hukum. Kami ingin bekerjasama dengan Kominfo untuk menata etika dan adab dalam bersosial media,” ujar perwakilan ICMI Muda dalam audiensi tersebut.
Mereka berharap Diskominfo dapat memfasilitasi narasumber yang kompeten untuk memberikan sosialisasi dan edukasi, sehingga energi negatif di dunia maya dapat dialihkan menjadi karya kreatif yang kondusif bagi pembangunan kota.
Senada dengan itu, Sekretaris Umum ICMI Muda, Rizka Trisnanta, menegaskan bahwa organisasi mereka memposisikan diri sebagai mitra kritis pemerintah. Ia menegaskan, tetap mendukung penuh program pembangunan, namun ICMI Muda berkomitmen untuk tetap menjaga daya kritisnya.
“ICMI Muda ingin menjadi mitra pemerintah, namun tetap kritis. Kami mendukung program yang baik, tapi tidak menutup kemungkinan mengkritisi apabila ada yang menyalahi aturan,” tegasnya (Benny).













