Helfi Triyansi Nahkodai Dinas KBPPPA Aceh Tengah

Aceh Tengah —Expostnews.id

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah resmi melantik Helfi Triyansi, SST, M.Kes sebagai Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Aceh Tengah.

Pelantikan tersebut berlangsung pada Senin, 20 Januari 2026, dan menjadi momen penting dalam dinamika birokrasi daerah di bawah kepemimpinan Bupati Haili Yoga.

Pelantikan Helfi Triyansi merupakan bagian dari pengukuhan 14 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Dari seluruh pejabat yang dilantik, Helfi tercatat sebagai satu-satunya perempuan yang dipercaya menduduki jabatan kepala dinas pada era pemerintahan Bupati Haili Yoga saat ini. Kepercayaan tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan terhadap kompetensi, integritas, serta kapasitas kepemimpinan perempuan dalam birokrasi pemerintahan daerah.

Prosesi pelantikan dilaksanakan di Aceh Tengah dan dipimpin langsung oleh Bupati Haili Yoga.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan struktural bukanlah sekadar posisi kehormatan, melainkan sebuah amanah dan cobaan yang harus dipertanggungjawabkan. Ia menekankan bahwa para pejabat yang dilantik wajib bekerja secara maksimal, terlebih di tengah kondisi masyarakat Aceh Tengah yang sedang menghadapi berbagai musibah dan tantangan sosial.

“Jabatan ini adalah cobaan. Mereka yang dilantik hari ini harus benar-benar bekerja untuk seluruh masyarakat Aceh Tengah. Kita adalah pelayan masyarakat,” tegas Bupati Haili Yoga dalam pidatonya.

Pernyataan tersebut menjadi penekanan moral agar para pejabat tidak menjadikan jabatan sebagai simbol kekuasaan, melainkan sebagai sarana pengabdian.

Menanggapi amanah yang diberikan, Helfi Triyansi menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas secara optimal sesuai arahan Bupati.

Ia menegaskan bahwa Dinas KBPPPA memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam isu keluarga berencana, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.

“Insyaallah kami akan bekerja maksimal seperti yang disampaikan Bapak Bupati Aceh Tengah.

Kami juga sangat membutuhkan dukungan, kritik, dan saran yang bersifat membangun dari seluruh kalangan, demi kemajuan Aceh Tengah,” ujar Helfi.

Helfi menilai keterlibatan masyarakat, tokoh adat, akademisi, hingga organisasi sosial sangat penting untuk memastikan program-program KBPPPA tepat sasaran dan berdampak nyata. Dengan kolaborasi lintas sektor, ia berharap pelayanan publik di bidang keluarga, perempuan, dan anak dapat semakin ditingkatkan.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan kinerja birokrasi Aceh Tengah, sekaligus mendorong hadirnya kebijakan yang lebih responsif, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *