Tabligh Akbar Isra Mi’raj, Kiai Sebret Ajak Cetak Generasi Beradab di Era Digital

KARAWANG –Expodtnews.id

Yayasan Pendidikan Islam MDTU–TPQ Baitul Ulum menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Penggilingan Padi Dusun Bendasari I, RT 008/RW 004, Desa Kondang Jaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, pada Minggu pagi (11/01/2026).

Tabligh Akbar kali ini menghadirkan penceramah kondang, KH. Muhidir Hasby, yang akrab disapa Kiai Sebret. Dalam tausiyahnya, ia mengangkat tema “Mencetak Generasi yang Beradab, Berkualitas, Beriman, dan Bertakwa di Zaman Era Digitalisasi”.

Acara tersebut dihadiri oleh, Kepala Sekolah Baitul Ulum Ina Suryana, S.Pd, Kepala FKDT Karawang Timur H. Yudi Wahyudi, S.Pd., M.Pd, Ibu-Ibu Majlis Ta”Lim , beserta para tokoh agama, pendidik, dan masyarakat setempat.

Rangkaian acara tersebut diisi dengan berbagai kreasi seni dari siswa-siswi Madrasah Baitul Ulum, di antaranya penampilan tarian Nirmala, tarian Barokalloh, grup band lipsing, serta pidato yang disampaikan dalam berbagai bahasa.

Ketia FKDT Karawang Timur H.Yidi Wahyudi S.Pd.,M.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sementara itu, H. Yudi selaku Ketua FDTK Karawang Timur mengapresiasi kegiatan peringatan Isro Mi’roj yang diselenggarakan oleh Baitul Ulum. Ia menyampaikan,

“Kami atas nama perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Karawang sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Madrasah merupakan pendidikan agama yang diperoleh anak-anak sejak dini, sehingga mampu membentuk karakter dan meningkatkan daya saing di era globalisasi.”

Menurut H.Yudi,“Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah islamiyah serta menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah kepada anak-anak dan generasi muda Desa Kondang Jaya,” tambahnya.

Kepala Sekolah Baitul Ulum, Ina Suryana, S.Pd, berharap kegiatan keagamaan tersebut dapat menjadi penguat pendidikan karakter peserta didik.

Sambutan Kepala Sekolah Baitul Ulum, Ina Suryana, S.Pd., menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia juga mengapresiasi para donatur yang telah menyumbangkan sebagian hartanya, sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses.”pungkasnya

Lebih lanjut Ia sampaikan,“Melalui kegiatan seperti Tabligh Akbar ini, kami berharap anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan keimanan yang kuat,” ungkapnya.

Acara puncak Tausyiah penceramah KH. Muhidir Hasby (Kiai Sebret) menekankan pentingnya pendidikan akhlak di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Mengawali ceramah dengan mengucapkan salam dan bersholawat kepada nabi Besar Muhammad SAW dan mengutip sebuah Hadist, “Barang siapa yang ketika disebutkan nama Nabi Muhammad SAW tidak bershalawat kepadanya, maka ia termasuk orang yang bakhil.”Dalam Tausyiahnya.

Pelu diketahui apa keutamaan memperingati Isro Mi’roj Nabi Muhammad SAW, Sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW “Wahai Rasulullah, amal ibadah apakah yang paling afdhol?”
Rasulullah SAW menjawab: “Shalat pada waktunya.”

“Tidak dibenarkan meninggalkan sholat selama akal masih sehat dan mampu melaksanakannya.”sambung Kiai Sebret.

 

“Di era digitalisasi ini, generasi muda harus dibekali adab, iman, dan ketakwaan. Teknologi boleh maju, tetapi akhlak dan keimanan tidak boleh mundur,” tegasnya di hadapan jamaah.

Tabligh Akbar ini berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari jamaah sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keislaman serta pembinaan akhlak generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *