Tebingtinggi, Expostnews.id
Yayasan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Ganda Husada bertekad kuat untuk melakukan reformasi management dan akan bertindak tegas dalam setiap penegakan hukum.
Hal ini di sampaikan oleh Alfandi Ganda Sitorus selaku Kepala SMK Kesehatan Ganda Husada sejak tahun 2023, kepada Media saat konferensi pers ,pada hari Kamis 25 Desember 2025,bertempat di ruang kantor SMK Kesehatan Ganda Husada jalan HM Yamin SH simpang Medan Kelurahan Tambangan Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi.
Alfani Ganda Sitorus menyampaikan komitmennya ini terkait dengan telah tertangkapnya Lima orang sebagai tersangka dana Bos tahun 2019,2020,2021 di SMK Kesehatan Ganda Husada yang sudah naik ke tahap penyidikan oleh Polres Tebingtinggi dan sudah di titipkan ke lapas II B Kota Tebingtinggi menunggu proses selanjutnya.
Selanjutnya
Alfani Ganda Sitorus menyatakan trimakasih kepada pihak polres Tebingtinggi yang sudah menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai dengan prosedur hukum dan tidak terjadi intimidasi.Namun satu hal yang sangat di sayangkan adalah terhadap kepemimpinan yang lalu bisa terjadi hal seperti ini.
“Bagi saya selaku kepala yayasan SMK Kesehatan Ganda Husada yang baru, adalah merupakan pelajaran saya bagai mana cara mengelola dana Bos dengan baik karena itu adalah bersumber dari uang Negara” jelasnya.
Ketika di tanya terkait tentang kapasitas ke lima oknum tersangka tersebut di SMK Kesehatan Ganda Husada,Alfani menjelaskan satu persatu yaitu WS Kepala Sekolah yang lama,PS selaku Bendahara dana Bos,MS Bendahara Sekolah,M
CPK lisa dan Pimpinan Yayasan inisial FS.
Menurut Alfani Ganda Sitorus kejadian ini akan menjadi pelajaran terbaik bagi diri nya cara untuk mengelola yang baik terutama terkait dengan dana Bos,karena itu merupakan investasi yang di berikan pemerintah untuk kita membentuk dan menjaga kualitas sekolah yang baik agar hasilnya dapat menghasilkan generasi siswa yang bagus dan bisa berdampak kepada Yayasan SMK Kesehatan Ganda Husada dikenal berhasil meluluskan siswa dengan prestasi terbaik.
“Saya selaku Kepala Sekolah Yayasan SMK Kesehatan Ganda Husada Tebingtingi meminta kepada polres agar memeriksa dan mengaudit Yayasan SMK Kesehatan Ganda Husada terkait dengan dana Bos tahun 2023,2024 dan 2025 serta semua unsur Yang ada di SMK Kesehatan Ganda Husada harus diperiksa dan di audit ,apakah pengadaan barang dan jasa sekali pakai maupun pengadaan meja kursi dan buku dan terkait dengan gaji guru,karena saya tidak mau kejadian ini terulang kembali” tegas Alfani
Demi kemajuan SMK Kesehatan Ganda Husada kedepan,terkait dengan peristiwa yang memilukan ini Alfani Ganda Sitorus selaku kepala Yayasan SMK Kesehatan Ganda Husada yang memiliki jumlah guru dan staf pengajar sebanyak 36 orang dan jumlah siswa sebanyak 307 orang akan berkomitmen untuk mereformasi secara total karena menurut Afandi kepada siswa ini lah saat nya kita maju.
Kepada seluruh Siswa/i SMK Kesehatan Ganda Husada Afani menghimbau agar para siswa tetap fokus belajar,jangan mau terprovokasi dengan informasi yang tidak jelas atau berita hoax,dan kepada para orang tua siswa agar terus memberi semangat kepada anak anak nya untuk terus belajar meraih prestasi terbaik,karena kami telah berkomitmen untuk melakukan perbaikan terhadap kesalahan yang di lakukan oleh oknum para staf management dan guru terdahulu “tutup Alfani (Benny).













