Batam Diduga Marak Perjudian, Program Asta Cita Prabowo Dinilai Publik Slogan Kosong.

Batam.Kepri..Expostnews.id.

Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menjanjikan pemberantasan Praktik ilegal, dinilai publik hanya menjadi Slogan Kosong dikota batam.

Pasalnya, berbagai jenis judi seperti bola pompong, Jackpot, togel, dan kasino diduga justru semakin menjamur, sementara aparat penegak hukum terkesan tak berdaya, bahkan diduga merestuinya.

, “Tidak salah jika ada masyarakat mengatakan jajaran polda kepulauan Riau yang merestui Sah-sah saja, sebab tidak mungkin instansi sebesar polda tidak mampu menindak, ” Ujar salah satu sumber kepada media.

Hasil investigasi tim media selama di batam mengungkapkan dugaan kuat adanya aliran dana”Koordinasi “dari para pengelola judi kepada Pihak- pihak tertentu.


Adapun seorang sumber yang pernah bekerja sebagai Humas di salah satu lokasi mengungkapkan, setiap tempat judi besar menyetor Rp 200 juta hingga Rp 300 Juta perbulan, tergantung skala usaha.

Uang tersebut, kata sumber, kemudian di distribusi kan Kepihak-pihak terkait sehingga seluruh aktivitas perjudian berjalan aman dan Lancar.


Tim awak media menemukan setidaknya 35 titik Jackpot(legal dan ilegal), 10 titik judi bola pimpong, dan 3 kasino yang seluruhnya beroperasi tanpa hambatan.

Lokasi-lokasi tersebut antara lain:

– Jackpot & bola pimpong di Hotel Pacific.

– M One

– Bombastis

– King Bilyard (Kasino)

– City Hunter

– Ukong

– NGZ

– Bilyard Center

– Formosa Hotel (Kasino)

Bahkan, Sebagian besar lokasi merekrut tenaga bergaya preman untuk mengamankan area dari gangguan luar.

Media yang mencoba memberitakan pun kerap mendapat teror dan ancaman.

Bungkamnya kapolres Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K.Ketika dikonfirmasi pada Jumat (8/8/2025) semakin memperkuat kecurigaan Publik.

“Jika Kapolres lebih sibuk membungkam pelapor dari pada membongkar jaringan mafia judi, ladang subur bagi kehancuran kota batam, Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto cuman omong kosong” Tegas Sumber.

Kini, Sorotan publik mengarah pada Kapolda Kepulauan Riau Irjen Asep Syafrudin untuk menepati janji Sumpah Tri Brata:

– Berbakti Kepada Nusa dan Bangsa.

– Menjunjung Tinggi Kebenaran Dan Keadilan.

– Melindungi dan Melayani Masyarakat Dengan Keikhlasan.

Bastian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *