Aktivitas PETI Makin Mengganas Di Daerah Aliran Sungai Beremas Duo Koto Pasaman,APH Diduga Tutup Mata

Pasaman..Expostnews.id.

Aktivitas tambang emas ilegal atau penambangan emas tanpa izin (PETI) kembali mencuat di Pasaman Sumbar tepatnya di aliran Sungai Beremas Nagari Cubadak Barat Kecamatan Duo Koto  Kabupaten Pasaman Investigasi lapangan yang dilakukan oleh tim media menemukan fakta mencengangkan: PETI beroperasi terang-terangan, menggunakan mesin Excavator berkekuatan besar, namun tidak ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH), termasuk dari Kepolisian Daerah Pasaman(26/8/25)

Bahkan, para penambang tampak bebas menjalankan aktivitas merusak lingkungan itu siang dan malam, di sepanjang Sungai Beremas

“Kami temukan aktivitas PETI di Sungai Beremas berlangsung dalam skala besar. Ini bukan sembunyi-sembunyi lagi. Mesin-mesin pengisap bekerja terus-menerus, suara bisingnya terdengar sampai ke rumah warga,” ungkap salah satu jurnalis investigasi di lokasi.

Warga sekitar juga mengeluhkan pencemaran air sungai dan kebisingan mesin yang mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat. Air sungai yang dulu menjadi sumber kehidupan, kini berubah warna dan tak layak pakai.

“Kami tidak bisa lagi ambil air sungai. Sudah keruh, bau, dan kami takut anak-anak kena penyakit kulit,” ujar seorang warga. yang meminta identitasnya dirahasiakan.

kondisi ini menunjukkan kegagalan negara dalam menjalankan mandat konstitusi untuk menjaga lingkungan dan keselamatan rakyat.
“Ketika PETI berlangsung lama tanpa penindakan, itu bukan lagi kelalaian, tapi indikasi Pembiaran

bahwa praktik PETI merupakan tindak pidana serius berdasarkan Pasal 158 UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, dengan ancaman pidana penjara 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar.
Masyarakat dan aktivis lingkungan mendesak Kapolda Sumbar, Dinas ESDM, dan Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk segera melakukan penertiban dan penegakan hukum terhadap pelaku PETI di Sungai Beremas

“Jika tidak segera ditindak, publik bisa menilai bahwa ini ada permainan.

Jangan tunggu Sungai Beremas mati total dulu baru bertindak,”

Tim investigasi.
#pengikut
#vidioviral
#semuaorang
#tiktoknewsLBNviral88
#medialidikbhayangkaranews
#poldasumbar
#polrespasaman
#polsekduokoto
#prabowosubianto
#menterilingkunganhidupdankehutana
#kementerianesdm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *